TIPS MEMBUAT CHART ELEGAN

Ketika anda menampilkan sebuah data kepada audiens anda, chart merupakan cara sederhana dan efektif untuk menunjukkan kepada audiens tentang data anda. Tentu saja penting membuat chart yang benar sehingga tidak membuat audiens menjadi kesulitan dan lelah melihat data anda.

Beberapa tips membuat chart elegan di artikel ini, merujuk pada artikel Alexandria Sayers seorang kontributor di visme dan saat ini sedang mengejar gelar MA dalam Sejarah Seni dari Universitas George Washington di Washington DC. Langsung saja ini tips membuat chart elegan.

1Gunakan Chart yang Sesuai

Ketika anda akan menyampaikan data, maka penting untuk anda memilih chart yang paling sesuai dengan data anda. Anda perlu mengetahui chart dasar dan apa yang terbaik sehingga anda dapat menyampaikan data dengan efektif kepada audiens. Tiga chart paling populer adalah bar chart, pie chart, dan line chart.

Sebelumnya kita membahas lebih jauh, perlu kita ketahui terlebih dahulu macam-macam tipe data.

  • Tipe data nominal = tipe data yang tidak memiliki urutan atau tingkatan, bersifat kategorial dan tidak dapat dihitung secara matematis. Misal : macam-macam warna, jenis kelamin, merek produk dan lainnya
  • Tipe data ordinal = tipe data yang memiliki urutan atau tingkatan, bersifat kategorial dengan urutan tersirat dan tidak dapat dihitung secara matematis. Misal : tingkat kepuasan pelanggan, jenjang sekolah, juara perlombaan dan lainnya
  • Tipe data diskrit = tipe data yang bersifat pasti, biasanya hanya bilangan bulat. Misal : Berapa banyak mobil atau jumlah anak
  • Tipe data kontinu = tipe data yang bersifat rentang nilai numerik apapun yang berkelanjutan. Misal : ukuran sepatu (38, 39, 40, 41, 42).

Setiap jenis data dapat direpresentasikan menggunakan berbagai chart populer, meskipun jenis chart tertentu lebih cocok untuk jenis data yang berbeda.

  • Bar Chart / Grafik Batang sangat efektif bila digunakan untuk data nominal, dan berguna sebagai perbandingan. Demikian pula,
  • Pie Chart / Diagram Lingkaran dapat digunakan untuk data diskrit (data yang diperoleh dari hasil menghitung)
  • Line Chart / Grafik Garis paling tepat digunakan untuk data berkelanjutan atau data kontinu karena menguhubungkan banyak variabel yang semuanya termasuk dalam kategori yang sama

2Perhatikan keterbacaan chart

Setelah anda memilih jenis chart yang paling sesuai dengan data yang anda sajikan, buat chart agar mudah dipahami. Chart, serta bantuan visual apapun, harus membuatnya cepat, mudah dan tidak menyusahkan audiens untuk memahami data anda.

Buat chart anda tetap simpel. Edward Tufte , seorang ahli statistik, mengatakan “Keanggunan grafis sering ditemukan dalam kesederhanaan desain dan kompleksitas data.” Salah satu cara untuk menyederhanakan chart anda tanpa menghilangkan data anda adalah dengan membuang garis horizontal ataupun angka-angka yang muncul di sumbu Y. Anda dapat melihat contoh-contoh dibawah ini

Selain itu, untuk mudah dibaca, jangan gunakan grafik lingkaran, karena sangat dibenci oleh ahli statistik. Grafik lingkaran sering kali memiliki data yang meragukan dan sulit untuk ditafsirkan . Jika diagram lingkaran adalah pilihan terbaik Anda, jangan gunakan lebih dari tujuh irisan atau akan sulit membedakan perbedaan dalam data Anda.

3Gunakan warna untuk kontras maupun sorotan

Setelah data anda ditambahkan ke chart yang anda pilih, sekarang saatnya untuk memastikan bahwa data yang anda harapkan agar diperhatikan oleh audiens Anda ditekankan. Dengan beberapa pilihan warna tertentu, mudah untuk membuat data anda menonjol.

Namun, saya sarankan agar anda tidak menggunakan lebih dari enam warna secara bersamaan. Terlalu banyak warna, membuat fokus audiens akan terpecah, dan sulit menentukan mana yang penting dan membingungkan. Berikut contoh pemilihan warna yang tepat

4Berikan efek khusus yang sederhana

Saat chart yang anda pilih sudah sesuai, dapat dibaca dengan mudah dan pemilihan warna sudah tepat, sekarang saatnya anda untuk menyempurnakan chart anda. Cara yang paling mudah untuk menambahkan beberapa sentuhan akhir adalah dengan menambahkan efek khusus ke chart anda, baik itu berupa animasi atau efek teks, itu dapat menambah konten visual anda, namun sekali lagi jangan berlebihan

Sedikit gerakan akan menarik perhatian audiens anda dan menarik mereka ke chart anda. Sedikit tips, Saya sarankan jangan menggunakan efek 3D, pada grafik batang. Berikut contoh animasi yang tepat.

5Sering berlatih dan minta pendapat rekan anda

Terakhir anda harus sering berlatih dan mencari banyak referensi serta mencoba mengaplikasikannya ke dalam presentasi anda. Tak lupa cara terbaik untuk memastikan chart Anda efektif di depan audiens yang baru pertama kali melihatnya adalah dengan menunjukkannya kepada orang yang juga belum pernah melihatnya.

Nah itu tadi tips membuat chart elegan, semoga data yang anda sampaikan menjadi lebih memudahkan audiens untuk memahaminya. Semoga Bermanfaat

Salam AB