Menceritakan Sebuah Data

Saat ini teknologi telah meningkatkan akses kita untuk mendapatkan seluruh data yang ada dan membuat kita menjadi sangat mahir dalam menggunakan tools dalam mengolah data, namun ternyata terjadi kesenjangan dalam kemampuan mengolah data dengan menyampaikan isi dari data yang mudah diterima oleh banyak orang. Kita dapat meletakkan beberapa data di Excel dan membuat grafik.  Bagi banyak orang, proses visualisasi data berakhir di sana, yakni hanya dalam bentuk tabel, grafik, pie chart dan sebagainya, sehingga banyak orang yang tidak mampu menangkap isi pesan penting dari data tersebut. Hal ini dapat membuat cerita dalam data yang paling penting, benar-benar mengecewakan, atau lebih buruk lagi. Sulit bahkan tidak mungkin untuk dipahami.  Tools yang ada saat ini dan praktik dalam mengolah data secara umumnya cenderung meninggalkan cerita dalam data tersebut yang ingin kita ceritakan pada para audiens.

Padahal banyak cerita yang dapat disampaikan dalam data yang kita olah.  Namun tentu tools kita tidak bisa menceritakan hal tersebut.  Di situlah peran penting seorang analis atau komunikator informasi untuk dapat menghidupkan cerita itu secara visual dan kontekstual.  Proses itulah yang mulai penulis share sedikit demi sedikit.  Berikut adalah contoh data sebelum divisualisasikan dan data yang mampu disuguhkan dalam bentuk cerita untuk memberikan pemahaman kepada kita.

Bulan Volume Tiket Diterima Volume Tiket Diproses
Januari 165 165
Februari 189 189
Maret 246 242
April 154 153
Mei 185 186
Juni 166 155
Juli 137 128
Agustus 207 161
September 165 131
Oktober 144 109
November 154 129
Desember 182 145
Contoh Data Tren Tiket
Grafik 1. ketika data hanya diolah tanpa memvisualisasikan
Grafik 2. Menceritakan sebuah data

Melihat grafik 1. ini, kita seperti tidak dapat melakukan apapun dengan informasi tersebut, mengapa? karena data yang ditampilkan seperti tidak dapat untuk ditindaklanjuti informasinya, grafik ini tidak ada cerita untuk menghidupkannya.

Berbeda dengan grafik 2. Jika kita menatap ini cukup lama kita bisa melihat ada celah yang mulai terbentuk disisi kanan dimana jumlah tiket yang masuk melebihi tiket yang sedang diproses, sekarang kita paham ada sebuah cerita dibalik data tersebut yakni mereka kehilangan beberapa sumber daya mereka dan mereka benar-benar ingin mempekerjakan beberapa orang lagi. Sekali lagi dengan melihat grafik 2. menjadikan jelas bahwa kita perlu membuat ajakan bertindak dan menjelaskan konteksnya secara langsung pada audiens.

Jadi pentingnya menjadikan data mampu berbicara dan membawa pesan untuk bertindak dan menindaklanjuti dari hasil sebuah data yang sedang diolah.

Salam AB

#visualisasi #visualisasidata #data #datavisualisation #presentasi #powerpoint #desainpresentasi #kreasipresentasi #infografis #pakarslide #pakarvisualisasidata

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s