WARNA DALAM VISUALISASI DATA

Dalam software visualisasi data. Atau software business intelligence (BI). Pasti terdapat menu untuk menambahkan warna. Dalam visualisasi data, warna tidak sekedar menambah keindahan grafik. Namun, digunakan untuk menambah informasi dari data.

Kali ini, saya akan coba membahas warna dalam visualisasi data. Saya mengutip dari spectrum color adobe. Berikut pembahasannya.

1- Warna Kategoris (Categorical Color)

digunakan untuk data non-numerik. Contohnya, data tentang nama, jenis tanaman, dan lain-lain. Warna kategoris dirancang untuk membedakan secara visual satu sama lain. Contoh warna palet ini.

  • Tips untuk warna kategori

Hindari menggunakan warna kategori untuk masing-masing item data. Gunakan 1 warna kategori untuk seluruh batang bar chart misalnya.

2- Warna Berurutan (Sequential Color)

dapat dipakai untuk data numerik. Warna berurutan juga bisa disebut warna gradasi. Yakni warna dari terang ke gelap. Jika warnanya terang berarti nilai rendah. Sedangkan jika warnanya gelap atau pekat menandakan nilai semakin tinggi.

  • Tips untuk warna gradasi.

Gunakan warna yang lebih gelap untuk menampilkan angka yang lebih besar.
Warna gelap sering kali membawa asosiasi bawah sadar dengan kepadatan. Gunakan palet yang bertransisi dari terang ke gelap saat jumlahnya semakin besar.

3- Warna Sebaran (Diverging Color)

Warna yang memiliki arti numerik. Warna ini berguna untuk menunjukkan rentang nilai negatif, netral dan rentang nilai positif. Warna divergen memiliki 2 gradasi warna, dengan 1 warna netral ditengahnya. Contohnya warnanya sebagai berikut.

  • Tips untuk warna sebaran.

Crop/Pangkas warna yang berbeda. Warna divergen dirancang untuk diseimbangkan dari titik tengah pusat. Ketika nilai maksimum dalam data, tidak sama jaraknya dari pusat dengan nilai minimum. Ubah palet untuk mencerminkan nilai-nilai tersebut. Yang terbaik adalah memotong warna yang tidak dibutuhkan; jangan mendistorsi palet agar pas.

Lalu bagaimana mengaplikasikan warna tersebut dalam visualisasi data?. Berikut ini panduan lengkap yang diberikan adobe.

Jangan gunakan warna kategoris untuk menunjuk skala numerik

Warna gradasi digunakan untuk menunjukkan skala dari nilai terendah hingga tertinggi

Gunakan warna sebaran jika data kita memiliki nilai tengah. Dan rentang nilai dari negatif menuju positif

Nah, itulah tadi pembahasan tentang warna dalam visualisasi data. Semoga artikel ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan Anda dalam penggunaan warna. Anda pun bisa menambah skill tentang visualisasi data bersama saya dan tim Kreasi Presentasi. Silakan menghubungi Bu Isti di 0857 3333 0407 / Mba Ayu di 0812 3271 6030 untuk penawaran pelaksanaan Workshop Pelatihan Tableau bersama kami.

Nantikan tulisan saya berikutnya. Feel free to share and give new insight for all.

Semoga Bermanfaat. Salam Amazing.

AB

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s